Menurut Kantor Berita ABNA, rezim Bahrain semakin keterlaluan. Bukan hanya merobohkan dan menghancurkan masjid, membunuhi rakyatnya sendiri dan menangkapi demonstran, rezim Ali Khalifah bahkan menghancurkan dan meratakan dengan tanah pemakaman warga Syiah di Abu Shaiba, bagian barat kota Manama.
Tindakan keji dan menginjak-injak HAM tersebut luput dari perhatian masyarakat Internasional yang memusatkan perhatian pada isu konflik internal di Mesir dan Suriah. Sejak aksi demontsrasi rakyat Bahrain sejak dua tahun lalu, rezim Ali Khalifah gagal memadamkan api revolusi rakyatnya meskipun telah mendapat bantuan dari militer Saudi. Meskipun berhadapan dengan popor senjata dan terjangan peluru tajam, Bahrain terus menerus diguncang aksi demonstrasi ratusan ribu rakyatnya.